Membedakan Profit Non Profit

Advertisements
Advertisements
Sulitnya mecari kerja saat ini membuat para pencari kerja tidak dapat banyak memilih pekerjaan, pekerjaan apapun kadang diterima walaupun tidak sesuai dengan passionnya, walupun tidak sesuai dengan honorarium yang di terimanya, oleh karena itu jika telah diterima kerja, mereka akan tetap menjalaninya walupun kadang harus bertahan dengan alasan apapun, karyawan yang baik akan menjalankan tanggung jawabnya sesuai yang telah dipercayakan oleh atasan kepadanya.

Setiap pengangkatan karyawan dalam perjanjian kerja terdapat aturan yang mengatakan bahwa bawahan harus patuh kepada seorang atasan saya merasa hal ini wajar, karena fungsi manajemen yang diterapkan yakni POAC planning, Organising, Acctuating, dan Controling jika semua berjalan dengan baik, maka akan berdampak kepada kinerja dan kemajuan perusahaan

Terkait dengan judul Membedakan Profit Non Profit saya terinspirasi oleh kejadian yang saya alami, sebagai seorang karyawan kontrak saya bersama teman berusaha menjalankan apapun aturan sebuah perusahaan dengan baik dan penuh dengan tanggung jawab, dan itu telah berjalan kurang lebih hampir dua tahun.

Saya kaget ketika seorang atasan saya, yang saya percaya dapat memimpin dengan bijak terkait SDM baru seperti kami bisa mengatakan bahwa selama hampir dua tahun kita bekerja belum menghasilkan apapun untuk perusahaan, ini sebuah perkataan yang mungkin tidak layak kami dengarkan karena tidak terlalu pantas, sebab perusahaan yang ditempati bukanlah sebuah perusahaan yang visi dan misinya profit oriented, dalam arti bukan sebuah perusahaan yang mencari keuntungan atau laba.

Membedakan Profit Non Profit
Jika disebuah perusahaan perbankan ada target yang harus dicapai misal pembiayaan yang keluar 300 juta demikian pula jika disebuah perusahaan industri, produk yang diproduksi 1000 item, nah jika disebuah perusahaan yang non profit apa yang harus dijawab saat ditanya apa yang kamu hasilkan? dengan senyumanlah kami menjawab, karena diapun tidak akan bisa menjawab pertanyaanya sendiri.

Maju tidaknya sebuah perusahaan yang notabenya perusahaan non profit adalah dengan kerja tim, bukan oleh pribadi-pribadi seorang karyawan, jika seorang mengatakan bahwa majunya perusahaan non profit karena tangan pribadinya maka saya berani mengatakan bahwa ia terlalu sombong dan riya'

Seharusnya yang dibuat seorang kepala SDM adalah mengelola sebaik mungkin, membangkitkan rasa memiliki, menumbuhkan rasa mawasdiri bukannya malah meremehkan tenaga SDM baru, regenerasi itu perlu hal tersebut yang harus diingat, karena manusia memiliki masa, manusia memiliki rasa dan membangun itu tidak mudah, apalagi membangun sebuah loyalitas.

Rahmat illahi dimana-mana rizki juga tidak hanya disatu tempat, langkah dan peluang selalu terbuka untuk mencapai impian dan kehidupan yang lebih baik. wallohu a'lam
Advertisements

Artikel Terkait Membedakan Profit Non Profit :

=> Silahkan berkomentar sesuai dengan topik artikel
=> Komentar dengan link tidak akan dipublish

< >